KARAWANG – Memasuki hari ketiga program Pesantren Ramadan 1447 Hijriah, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Karawang menggelar aksi sosial berupa pembagian takjil gratis. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat sore (27/02/2026) ini dipusatkan di ruas Jalan Raya Kecepet dan ruas depan Kecamatan Cilamaya Wetan, tepat di depan gerbang madrasah.
Ratusan paket takjil dibagikan oleh para murid MTsN 1 Karawang. Kegiatan ini merupakan penutup dari program pesantren ramadan yang sudah dilaksanakan sebelumnya pada rabu s.d jumat (25 – 27 Februari 2026). Pembagian takjil ini didampingi oleh guru, staff tata usaha hingga Kepala Madrasah. Sasaran utama aksi ini adalah para pengguna jalan, mulai dari pengendara roda dua hingga pejalan kaki yang tengah menempuh perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Kepala MTsN 1 Karawang, H. Suparwoto, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menjadi fondasi pendidikan di madrasah. Menurutnya, Ramadan adalah momentum emas untuk mengasah aspek spiritual dan sosial siswa secara bersamaan.
“Aksi berbagi takjil ini adalah manifestasi dari Kurikulum Berbasis Cinta, di mana kami menanamkan 5 Panca Cinta kepada para murid. Melalui kegiatan ini, mereka belajar mencintai sesama manusia dan lingkungan dengan cara yang konkret,” ujar H. Suparwoto di sela-sela kegiatan.
Beliau merinci bahwa dalam aksi tersebut, murid diajak mempraktikkan cinta kepada Allah melalui ibadah sosial, cinta kepada diri sendiri dengan menjaga integritas, serta cinta kepada sesama melalui kepedulian. “Kami ingin lulusan MTsN 1 Karawang tidak hanya cerdas intelektual, tapi memiliki hati yang penuh kasih sesuai program KBC Kementerian Agama” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini memberikan kesan mendalam bagi para siswa yang bertugas. Salah seorang perwakilan murid, Muzri Al Barkah (14), mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk nyata dari penerapan Panca Cinta yang mereka pelajari di kelas.
“Awalnya saya merasa canggung, tapi saat melihat senyum para pengendara yang menerima takjil, saya merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Ini adalah cara kami mempraktikkan Cinta Sesama secara langsung. Kami juga diajarkan bahwa membuka puasakan orang lain akan mendapat pahala seperti orang yang puasa tersebut” ungkap Muzri dengan antusias.
Senada dengan itu, beberapa siswa lain mengaku bahwa kegiatan di hari ketiga Full Day Ramadan ini membuat mereka lebih menghargai kebersamaan dan rasa syukur, sesuai dengan pilar pilar Panca Cinta yang menekankan kasih sayang terhadap sesama.
Dengan suksesnya aksi di hari ketiga ini, MTsN 1 Karawang berkomitmen untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai KBC dalam seluruh rangkaian program Full Day Ramadan, guna mencetak generasi yang religius sekaligus memiliki empati sosial yang mendalam.
Kontributor: Habsi Frasidik
