0 Comments

MTsN 1 KARAWANG GELAR WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS CINTA DAN EKOTEOLOGI

Bertempat di Ciater, Jawa Barat, MTsN 1 Karawang sukses menyelenggarakan rangkaian pembukaan Workshop Implementasi Pembuatan Soal dan Bahan Ajar pada Jumat – sabtu (13 – 14 Februari 2026). Kegiatan yang diikuti oleh jajaran guru dan tenaga kependidikan ini merupakan langkah strategis madrasah dalam meningkatkan kompetensi pendidik melalui pendekatan yang humanis dan berwawasan lingkungan. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Dr. H. Sopian, S.Pd.I, M.Si., yang hadir memberikan pembinaan serta arahan strategis bagi pengembangan madrasah ke depan.

Dalam sambutannya, Dr. H. Sopian menegaskan pentingnya peran Kementerian Agama sebagai rumah bagi semua agama. “Kementerian Agama harus senantiasa hadir untuk semua agama dan berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan publik yang nyata. Salah satu bentuk kepedulian tersebut adalah rencana partisipasi kita dalam menyediakan fasilitas istirahat di masjid-masjid yang telah ditetapkan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan arus mudik dan balik mendatang,” ujar beliau. Lebih lanjut, beliau menginstruksikan seluruh jajaran di MTsN 1 Karawang untuk konsisten menerapkan nilai-nilai kerja yang tertuang dalam tagline instansi. “Kita harus tetap menggunakan tagline CAKEP—Cerdas, Akuntabel, Kreatif, Edukatif, dan Prestasi—dalam melayani masyarakat. Aspek akuntabel kita sudah sangat teruji, yang dapat dilihat dari keberhasilan kita meraih berbagai penghargaan dari KPPN,” tegas H. Sopian.

Memasuki sesi inti, fokus workshop beralih pada aspek teknis pembelajaran dan manajerial yang komprehensif. Para peserta menerima sosialisasi mengenai Rencana Program Pembiayaan Tahun Anggaran 2026 serta pendalaman materi terkait implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menekankan pada pembentukan karakter siswa yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara emosional. Selain itu, dilakukan praktik pembuatan bahan ajar berbasis KBC dan Adiwiyata guna mengintegrasikan nilai kasih sayang serta kepedulian lingkungan dalam setiap modul pembelajaran. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan sosialisasi Ekoteologi serta penyusunan kisi-kisi dan soal Ujian Madrasah sebagai upaya penguatan kesadaran religius dalam menjaga kelestarian alam semesta.

Kepala MTsN 1 Karawang, H. Suparwoto, M.Pd., menyatakan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata dedikasi madrasah untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, guru-guru MTsN 1 Karawang mampu menyusun materi ajar yang tidak hanya berkualitas secara akademis, tetapi juga mampu menginspirasi siswa untuk menjadi pribadi yang CAKEP dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Kontributor: Habsi Frasidik

Fotografer: Fachri Abdul Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts