0 Comments

Implementasi Ekoteologi: MTsN 1 Karawang Gelar Penimbangan Sedekah Sampah Ekonomis

Penimbangan sampah ekonomis

Karawang, (Humas MTsN 1) – MTs Negeri 1 Karawang melaksanakan kegiatan penimbangan sampah ekonomis pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan madrasah dengan melibatkan murid, guru, dan tim Adiwiyata. Program ini menjadi bagian dari upaya pengelolaan sampah berbasis edukasi lingkungan. Madrasah secara konsisten menanamkan kesadaran bahwa sampah memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.

Kegiatan penimbangan sampah ekonomis tersebut mengintegrasikan nilai Asta Protas Kementerian Agama, khususnya ekoteologi. Konsep ekoteologi diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keimanan. Murid diajak memahami bahwa menjaga bumi merupakan amanah yang harus dilaksanakan bersama. Pendekatan ini menjadikan kegiatan lingkungan tidak sekadar teknis, tetapi juga bernilai spiritual.

Madrasah juga mengaitkan kegiatan ini dengan implementasi KBC atau Kurikulum Berbasis Cinta. Nilai cinta terhadap lingkungan, sesama, dan ciptaan Tuhan ditanamkan melalui praktik nyata di lapangan. Murid belajar memilah, menimbang, dan mencatat sampah secara bertanggung jawab. Proses tersebut membentuk karakter peduli dan disiplin sejak dini.

Kepala MTsN 1 Karawang, H. Suparwoto, M.Pd., menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi pembentukan karakter murid. “Melalui penimbangan sampah ekonomis ini, madrasah menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta yang selaras dengan ekoteologi Asta Protas Kemenag, sehingga murid mencintai lingkungan sebagai wujud iman dan akhlak,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen madrasah dalam mengintegrasikan nilai agama dan kepedulian lingkungan. Madrasah berharap kegiatan ini menjadi budaya berkelanjutan.

Koordinator Adiwiyata MTsN 1 Karawang, Irma Nurhayati, S.Pd., menjelaskan teknis pelaksanaan kegiatan penimbangan sampah tersebut. “Kami mengajak murid memilah sampah sejak dari kelas, lalu menimbang dan mencatat hasilnya agar mereka memahami nilai ekonomis sampah,” katanya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih tanggung jawab dan kerja sama murid. Program ini menjadi bagian penting dalam penguatan sekolah berwawasan lingkungan.

Madrasah secara konsisten melaksanakan kegiatan penimbangan sampah ekonomis sebagai program rutin dan berkelanjutan. Seluruh warga madrasah didorong untuk terus berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan mampu mampu memperkuat budaya peduli lingkungan di MTsN 1 Karawang. Melalui integrasi ekoteologi dan KBC, madrasah berupaya melahirkan generasi yang beriman, berkarakter, dan bertanggung jawab terhadap alam.

Kontributor: Fildzah Luthfiatul Hazmi, S.Pd.

Fotografer: Fildzah Luthfiatul Hazmi, S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts